Tata Cara Sholat Witir dan Do'a Sholat Witir

Sholat witir biasa dilakukan untuk menutup sholat pada malam hari. Misalnya saja kita melakukan sholat isya’ kemudian kita mau sholat malam misalnya sholat tahajud maka sebaiknya jangan witir dahulu sebab akan melakukan sholat lagi. Seandainya nanti takut tidak bisa bangun sholat tahajud, berarti kan ketingglan sholat witir. Kalau ada kekhawatiran itu maka kita bisa sholat witir dan kemudian melakukan sholat tahajud dan witir lagi juga tidak apa-apa.  Katanya tidak ada 2 witir dalam satu malam ( syarah syarqowi :  290) diterangkan disitu bahwa misalnya kita sudah niat untuk melakukan sholat witir 3 rekaat misanya kemudian kita ingin menyempurnakan menjadi 11 rekaat, maka kita tidak boleh menambahinya lagi saat itu.Sholat witir ini memang biasa digunakan untuk menutup sholat pada malam hari tidak terkecuali setelah Sholat Tarawih juga bisa diakhiri dengan sholat witir.

Jumlah Rakaat Sholat witir berapa dan Waktunya?


Mengenai waktunya setelah sholat isya’ walau itu dilakukan pada jama’ taqdim,  maksudnya adalah yang namanya jamak taqdim waktu isya’ dikerjakan pada waktu sholat magrib, artinya waktunya kan masih magrib, namun tetap bisa melaksanakan sholat witir. Sholat witir boleh dilakukan hanya 1 rekaat, boleh 3 rekaat, boleh 5 rekaat, boleh 7 rekaat, boleh 9 rekaat, dan maksimal 11 rekaat. Mana yang kita sukai.
Bagaimana jika witir 3 rakaat dilakukan langsung tanpa salam, boleh saja, dan tidak diperkenankan lebih dari 2 tasyahud. Jadi setiap 2 rekaat boleh salam namun bukan tasyahud akhir. Jadi misal 5 rakaat, 2 rekaat, 2 rekaat kemudian 1 rekaat dengan tasyahud akhir.


Surah apa yang sebaiknya dibaca pada saat sholat witir?

Masih dalam sarah syarqowi diterangkan bahwa mengenai surah yang dipakai misalnya 3 rekaat, maka pada rekaat pertama setelah baca surah fatihah diikuti dengan bacaan sabbihisma robbikal a’laa sampai akhir, kemudian pada rekaat kedua setelah surah fatihah membaca qul yaa ayyuhal kaafiruun sampai akhir surah, dan pada rekaat terakhir membaca surat Al-Ihlas (qul huwallohu ahad) dan Surah muawidzatain (qul a’uudzu birobbil falaq sampai akhir dan qul a’uudzu birobbinnas sampai akhir surah)



Refferensi : syech Abdulloh bin Hijaazi bin Ibrahim As-syafii al Asyhari, Hasyiyah Syarqowi, daarul fikr, Beirut, 2006, Hal : 289 - 290 

Komentar anda sangat berharga bagi blog ini... Terima Kasih atas komentar dan kunjungannya...


Tata Cara Sholat Tarawih dan Jumlah Rekaat Sholat Tarawih

Pada Bulan Suci Ramadlon, sholat tarawih sudah menjadi kegiatan rutin kaum muslimin. Sholat sunnah yang tergolong sholat sunnah yang dimuakadkan ini dilakukan setelah sholat isya’. Meninggalkan sholat tarawih sama saja meninggalkan sunnah-sunnah Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam. Semakin jauh kita dengan sholat tarawih semakin jauh pula kita dengan Nabi. Apa pantas jika kita mengharap syafaat Nabi Muhammad sementara sunnah-sunnahnya kita tinggalkan. Nggak banget kan! Oleh karena itu kita harus melakukannya dan tidak boleh meninggalkannya. Pengertian Tarawih sendiri adalah istirahat, artinya adalah sholat yang dilakukan dengan disela istirahat. Setelah 4 rekaat beliau istirahat bahakan melkukan towaf, kemudian melanjutkan sholat tarawih lagi.

Jumlah Rekaat Sholat Tarawih dan Waktu mengerjakannya

Dulu Nabi Muhammad Melakukan sholat Tarawih 20 rekaat dengan 10 salaman artinya setiap 2 rekaat satu salaman. Waktu sholat tarawih adalah setiap malam Ramadlon antara sholat isya’ dengan terbitnya Fajar. Untuk pelaksanaannya disunnahkan berjamaah. Kalau melakukan sholat tarawih dikerjakan secara sendirian atau munfarid juga tidak masalah. Nabi Muhammad juga pernah melkukan sholat tarawih 8 rakaat namun setelah  sampai rumahnya dia menyempurnakannya menjadi 20 rekaat (Hasyiah syarqowi : 293)

Setelah sholat Tarawih diikuti dengan witir

Sholat witir adalah sholat sebagai penutup sholat untuk malam itu. Jadi nanti setelah sholat tarawih maka dilanjutkan dengan sholat witir. Mengenai tata cara sholat witir bisa kunjungi artikel dengan judul Sholat Witir dan Tata Caranya

Refferensi : syech Abdulloh bin Hijaazi bin Ibrahim As-syafii al Asyhari, Hasyiyah Syarqowi, daarul fikr, Beirut, 2006, Hal : 293


Sholat Sunnah Rawatib

Amalan yang tidak kalah pentingnya adalah sholat sunnah rawatib. Dikatakan rawatib karena mengikuti sholat fardlu. Sholat sunnah rawatib ini memiliki manfaat yang luar biasa termasuk bisa menyempurnakan sholat fardlu kita jika ada ketidak sempurnaannya, namun dalam urusan pahala. Untuk ketidak sempurnaan bacaan dan gerakan jika lupa maka bisa dengan sujud sahwi. Namun untuk urusan pahala, misalnya kekhusyukan, keseriusan yang kurang sempurna maka akan ditambah kesempurnaanya dengan melakukan sholat sunnah rawatib. Sholat Sunnah Rawatib pada umumnya dilakukan 2 rekaat mengikuti sholat fardlu, namun ada sholat sunnah rawatib yang muakad (ditekankan) dan ada sholat sunnah Rawatib ghoiru muakad (tidak ditekankan)

Berikut ini pembagian sholat sunnah rawatib yang mengikuti sholat Fardlu
  1. Sholat sunnah Muakad :pertama 2 rakaat sebelum Fajar atau subuh, kedua 2 rekaat sebelum dzuhur atau sebelum sholat jum’at dan 2 rakaat sesudahnya, ketiga 2 rakaat setelah Magrib dankeempat 2 rakaat sesudah isya’. Sebaiknya membaca Surah al-Kafiruun (qul ya Ayyuhal Kaafirun) pada rekaat pertama setelah fatihah dan surah iklas (qul huwallohu ahad) pada rekaat kedua setelah fatihah.
  2. Sholat Sunnah Ghoiru Muakad : Pertama 2 rakaat sebelum dzuhur atau sholat jum’at dan 2 rakaat sesudahnya (artinya kalau muakad dan ghoiru muakad semua dikerjakan maka sholat sunnahnya menjadi 4 rekaat sebelum dzuhur atau jum’at dan 4 rekaat sesudah dzuhur atau jum’at dengan 2 salaman); Kedua 4 rakaat sebelum Ashar. Ketiga 2 Rakaat sebelum magrib. Keempat 2 rakaat sebelum Isya’.



Demikian mengenai sholat sunnah rawatib yang bisa saya persembahkan untuk pembaca setia Cinta Pustaka Islam semoga Ilmu yang saya tularkan bisa bermanfaat untuk anda semuanya. Terimakasih.


Tata Cara Sholat Idul Fitri dan Sholat Idul Adha

Sholat sunnah muakkad yang dilakukan setelah puasa bulan Romadlon dinamakan sholat Idul Fitri, untuk sholat idul adha dilakukan pada bulan dzulhijjah tanggal 10. Idul adha bisa diartikan idul qurban. Umat islam yang mampu bisa menunaikannya. Untuk idul qurban, hewan yang biasa dipakai untuk idul qurban adalah kambing, sapi, onta, kerbau. Mengenai pahala yang didapat tentunya tidak lepas dari besar kecilnya hewan qurban dan keikhlasan seseorang. Namun mengenai tata cara untuk melaksanakan sholat idul fitri dan sholat idul adha sama. Nanti akan saya jelaskan lebih rinci. Untuk sholat idul fitri fitri waktunya seperti waktu dimulainya sholat dhuha, biasanya sekitar pukul 6.30 pagi. Dan dilakukan dengan berjamaah, namun jika tidak berjamaah bagaimana, apakah sholat idul fitri itu sah. Sholat idul fitri itu dikatakan sah karena adanya suatu rangkaian mulai dari sholat idul fitri kemudian ada khutbah idul fitri. Rangkaian ini yang tidak terpisahkan maka sudah barang tentu harus mengikuti syarat sahnya sholat idul fitri. Mengenai rakaatnya berjumlah 2 rekaat.

وَصَلَاةُ الْعِيْدَيْنِ سُنَّةٌ مُؤَكَّدَةٌ, وَهِيَ رَكْعَتَانِ يُكَبِّرُ فِى اْلأُوْلٰى سَبْعًا سِوٰى تَكْبِرَةُ اْلإحْرَامِ وَ فِى الثَّانِيَةِ خَمْسًا سِوٰى تَكْبِرَةُ الْقِيَامِ وَ يَخْطُبُ بَعْدَهَا خُطْبَتَيْنِ
Bagaimana Tata caranya
  1. Sholat idul Fitri dengan niat usholli sunnatal li ‘idil fitri ma’muman lillahi ta’ala (jika menjadi makmum) jika menjadi imam maka Ma’muman menjadi imaman. Dalam niat ini tidak hanya sekedar dibaca, akan tetapi harus benar-benar tahu artinya. Malah lebih baik menggunakan bahasa yang anda bisa dalam hati. Penempatan niat harus pada saat takbirotul ihrom.
  2. Kemudian membaca takbir (allahu akbar) 7 kali selain takbiratul ihrom diikuti dengan membaca surah fatihah dan dilanjutkan dengan surah-surah pendek. Kemudian rukuk, i’tidal, sujud seperti biasanya kemudian berdiri lagi langsung takbir 5 kali (allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar, allahu akbar) dilanjutkan membaca surah fatihah dan surat pendek. Namun jika lupa membaca takbir dan anda sudah terlanjur membaca surah fatihah maka tidak usah diulangi takbir lagi, langsung saja membaca surah pendek. Intinya takbir harus sebelum surah fatihah, jika lupa takbir maka tidak masalah.
  3. Kemudian rukuk, i’tidal, sujud dan diakhiri dengan salam.
  4. Setelah itu jangan berpindah dari tempat duduk karena dilanjutkan dengan khutbah idul fitri. Tidak ada wirid diantara sholat idul fitri dan khutbah. Baru setelah khutbah ada tahlil dan wirid-wirid.


Itulah beberapa hal yang harus diperhatikan dalam menunaikan sholat idul fitri dan sholat idul adha. Semoga artikel ini bisa bermanfaat bagi anda sekalian. Dan menjadi berkah bagi kita semua, amin. Mohon maaf jika ada kekeliruan mengenai tata cara sholat idul fitri dan tata cara sholat idul adha, mohon kritik dan masukan serta tambahan, agar saya pribadi beserta pembaca yang dirohmati Allah bisa bertambah ilmu dan wawasan dan akhirnya mampu untuk mempraktekannya. Amin.



Refferensi : Kifayatul Ahyar, Imam Taqiyuddin abi bakrin bin Muhammad al Husaini, darul ihyail Kutub arobiyyah indonesia, hal: 153

Tata Cara Sholat Dhuha Beserta Do'anya

Salah satu sholat yang disunnahkan adalah sholat dhuha, bahkan dalam kifayatul ahyar : 3 sholat sunnah yang tergolong muakkad atau dikukuhkan, yang pertama sholat tahajjud, Kedua sholat Dhuha dan Ketiga sholat Tarawih. Dalil Menurut Al-Qur’an yaitu :
يسبحن بالأشى و الإشراق
Menurut Ibnu Abbas sholat isroq ya sholat dhuha itu.

Tujuan Sholat Dhuha

Dan kali ini yang kita bahas adalah sholat dhuha. Kebanyakan orang memahami sholat dhuha agar dimudahkan untuk mendapatkan rizki dari Allah Subhanahu Wata’ala. Orang melaksanakan sholat dhuha dengan tujuan demikian juga tidak salah, sebab siapa lagi yang pantas dimintai rizki kalau bukan Allah. Dan memang meminta dengan sopan pada Allah tentunya dengan melakukan sholat, dalam hal ini adalah sholat dhuha. Lantas bagaimana jika kita melaksanakan sholat dhuha bukan untuk meminta rizki pada Allah, hanya semata-mata untuk mencari RidloNYA. Tentu saja hal yang demikian juga tidak salah. Sebab orang beribadah karena Allah semata sudah menjadi kewajibannya. 


Pemahaman rizki juga tidak sesempit yang kita tahu, jika kita mengamati secara detail, bahwa umur yang diberikan pada kita, juga termasuk rizki, jabatan yang kita punya juga rizki, ilmu yang manfaat juga rizki, kesehatan yang melimpah juga termasuk rizki, diberikan buah hati yang sholih dan sholihah juga rizki, dan apapun yang diberikan Allah pada kita adalah rizki. Tugas kita adalah mensyukuri rizki yang telah diberikan, agar rizki itu selalu ditambah dan dilipat gandakan. Dari kedua tujuan orang melaksanakan  sholat dhuha tidak ada opsi mana yang lebih baik. Menurut penulis kedua tujuan tersebut sama-sama baik, tinggal pilih salah satu atau bahkan kedua-duanya dibarengkan. Malah siip. Ya cari ridlo Allah, juga minta didatangkan rizkinya. Macem pokoke. Mengenai tujuan sholat dhuha saya kira sudah clear, yang terpenting adalah mau melakukannya. Itu yang sangat super sekali.
Baiklah pembaca yang dicintai oleh Allah Subhanahu Wata’ala. Sholat dhuha itu paling sedikit dua rekaat, namun ada yang lebih utama yaitu delapan rekaat (syarah ianatut Tholibin : sempurna 4 rekaat, Afdholnya 6 rakaat) Tapi paling banyak hanya duabelas rekaat. Tidak usah lebih.

Tata caranya :

Sholat dhuha seandainya anda memilih melakukannya 4 rekaat maka lakukan sholat dua rekaat salam kemudian dua rekaat salam. Dan bisa dilakukan dengan berjamaah maupun secara sendirian.
Waktunya sholat dhuha adalah terbitnya matahari sampai sebelum dzuhur.
Niatnya sebagai berikut :
أصلى سنة الضحى لله تعالى
Kalau tidak bisa dengan bahasa Arab boleh juga menggunakan bahasa sendiri namun dalam hati saja, misal dengan mengatakan dalam hati “ saya sholat dhuha karena Allah “. Mau menambahi Rak’ataini Mustaqbilal qiblati juga boleh, tapi yang paling pokok adalah seperti diatas.
Mengenai do’a bisa dengan kalimat sendiri yang terpenting adalah anda faham apa yang anda minta. Percuma jika menggunakan bahasa arab tapi tak tahu arti dan maksudnya. Mending dengan bahasa sendiri, anda faham dan Allah sudah tentu faham, apapun bahasa anda. Jo Watir... InsyaAllah dikabulkan. Tata cara berdo’a yang baik akan menjadikan do’a anda mudah dikabulkan.
Namun jika kalian bisa bahasa arab maka saya persembahkan do’a sholat Dhuha untuk anda :

اللّهُمَّ إنَّ الضُّحَاءَ ضُحَائُكَ وَ الْبَهَاءَ بَهَائُكَ وَ الْجَمَالَ جَمَالُكَ وَ اْلقُوَّةَ قُوَّاتُكَ وَ اْلقُدْرَةَ قُدْرَتُكَ وَ اْلعِصْمَةَ عِصْمَتُكَ. اللّهُمَّ اِنْ كَانَ رِزْقِى فِى السَّمَاءِ فَأَنْزِلْهُ وَ اِنْ كَانَ فِى الْأَرْضِ فَأَخْرِجْهُ وَ اِنْ كَانَ مُعْسِرًا فَيَسِّرْهُ وَ اِنْ كَانَ حَرَامًا فَطَهِّرْهُ وَ اِنْ كَانَ بَعِيْدًا فَقَرِّبْهُ وَ اِنْ كَانَ قَلِيْلًا فَكَثِّرْهُ بِحَقِّ ضُحَائِكَ وَبَهَائِكَ وَ جَمَالِكَ وَ قُوَّتِكَ وَ قُدْرَتِكَ وَ عِصْمَتِكَ اٰتِنِىْ مَا أَتَيْتَ عِبَادِكَ الصَّالِحِيْنَ. اللّهُمَّ بِكَ اُوَاصِلُ وَ بِكَ اُحَاوِلُ وَ بِكَ اُقَاتِلُ. رَبِّ اغْفِرْلِى وَ ارْحَمْنِى وَ تُبْ عَلَيَّ إنَّكَ أنْتَ التَّوَّابُ الرَّحِيْمُ.
Refferensi :
  • Syech Abdullah bin Hujazi Bin Ibrahim Asyafi’i Al Ashari, Hasyiyah Syarqowi, Darul Fikr, Beirut Lebanon, 2006, Juz Awal, hal.292
  • Imam Taqiyuddin bin Abi Bakrin Bin Muhammad Husaini, Kifayatul Ahyar, Darul Haya’i Al Kutub Arabiyah, Indonesia, Juz 1, Hal. 87.
  • Majmu’ Syarif, Putra Bahari Surabaya, Hal. 203

Tata Cara Sholat Tarawih dan Waktu Mengerjakannya

Pada Bulan Suci Ramadlon, sholat tarawih sudah menjadi kegiatan rutin kaum muslimin. Sholat sunnah yang tergolong sholat sunnah yang dimuakadkan ini dilakukan setelah sholat isya’. Meninggalkan sholat tarawih sama saja meninggalkan sunnah-sunnah Nabi Muhammad Shollallohu ‘Alaihi Wasallam. Semakin jauh kita dengan sholat tarawih semakin jauh pula kita dengan Nabi. Apa pantas jika kita mengharap syafaat Nabi Muhammad sementara sunnah-sunnahnya kita tinggalkan. Nggak banget kan! Oleh karena itu kita harus melakukannya dan tidak boleh meninggalkannya. Pengertian Tarawih sendiri adalah istirahat, artinya adalah sholat yang dilakukan dengan disela istirahat. Setelah 4 rekaat beliau istirahat bahakan melkukan towaf, kemudian melanjutkan sholat tarawih lagi.

Jumlah Rekaat Sholat Tarawih dan Waktu mengerjakannya

Dulu Nabi Muhammad Melakukan sholat Tarawih 20 rekaat dengan 10 salaman artinya setiap 2 rekaat satu salaman. Waktu sholat tarawih adalah setiap malam Ramadlon antara sholat isya’ dengan terbitnya Fajar. Untuk pelaksanaannya disunnahkan berjamaah. Kalau melakukan sholat tarawih dikerjakan secara sendirian atau munfarid juga tidak masalah. Nabi Muhammad juga pernah melkukan sholat tarawih 8 rakaat namun setelah  sampai rumahnya dia menyempurnakannya menjadi 20 rekaat (Hasyiah syarqowi : 293)

Setelah sholat Tarawih diikuti dengan witir

Sholat witir adalah sholat sebagai penutup sholat untuk malam itu. Jadi nanti setelah sholat tarawih maka dilanjutkan dengan sholat witir. Mengenai tata cara sholat witir bisa kunjungi artikel dengan judul Sholat Witir dan Tata Caranya

Refferensi : syech Abdulloh bin Hijaazi bin Ibrahim As-syafii al Asyhari, Hasyiyah Syarqowi, daarul fikr, Beirut, 2006, Hal : 293



Komentar anda sangat berharga bagi blog ini... Terima Kasih atas komentar dan kunjungannya...

Tata Cara Sholat Tasbih dan Manfaatnya

Sholat Tasbih adalah sholat sunnah yang dianjurkan. Melaksanakan sholat tasbih bisa dilakukan setiap hari, kalau tidak mampu maka bisa dilakukan satu minggu sekali, kalau tidak bisa maka dapat dilakukan sebulan sekali atau setahun sekali. Namun setidak-tidaknya Sholat Tasbih dilakukan sekali dalam seumur hidup. Sholat tasbih biasa dilakukan oleh banyak orang di malam yang dianggap turunya lailatul Qodar, yaitu pada malam 21, 23, 25, 27 dan malam 29. Namun sebenarnya malam lailatul qodar bisa dipastikan berdasarkan hari awal Rhomadlon, misalnya romadlon dimulai hari ahad, maka Lailatul qodar turun pada malam 29, misalnya romadlon dimulai hari sabtu, maka lailatul qodar turun pada malam 27, untuk selengkapnya bisa anda baca artikel Rahasia Turunnya Lailatul Qodar.

Kembali pada sholat tasbih, gambaran secara umum bahwa yang dinamakan sholat tasbih adalah sholat 4 rekaat 2 salaman, setiap rukun fi’li membaca tasbih dengan jumlah tertentu, sehingga kalau dikalkulasi jumlah bacaan tasbihnya sebanyak 300 kali. Paling membutuhkan waktu kurang lebih 15 menit untuk melaksanakannya. Boleh dilakukan sendirian maupun secara berjamaah. Kalau dilakukan secara berjamaah terasa lebih ringan dan lebih bersemangat. Namun untuk pahala sama saja.

Waktunya Sholat Tasbih sebaiknya kapan? Untuk pelaksanaan sholat tasbih. Sholat tasbih biasa dilakukan di tengah malam. Sebenarnya tidak hanya di bulan suci romadlon saja, namun bisa dilakukan di bulan-bulan yang lain. Secara umum bahwa sholat tasbih sebaiknya dilkukan malam hari, kalau bisa tengah malam dengan alasan untuk menjaga kekhusyukan dalam menjalankan sholat tasbih.

Bagaimana Tata Cara Sholat tasbih yang baik dan benar? Sebelun urutan tata cara sholat niatnya demikian:

أُصَلِّ سُنَّةَ التَّسْبِيْحِ لِلّٰهِ تَعَالىٰ

Perlu saya jelaskan secara rinci, bahwa bacaan Tasbih berbunyi sebagai berikut “ SUBHANALLOH WALHAMDULILLAH, WALA ILA HAILLALLAHU ALLAHU AKBAR “. Tulisan arabnya sebagai berikut:

سُبْحَانَ اللهْ وَالْحَمْدُ للهْ وَلَاِالٰهَ اِلَّا اللهْ هُوَ اللهُ اَكْبَرْ
Nantinya bacaan tersebut diatas yang akan dibaca 300 Kali. Akan dirinci setiap rukun fi’li atau setiap gerakan sholat akan membaca kalimat tasbih seperti diatas. Baiklah langsung saja urutannya perhatikan secara seksama, kalau perlu ada yang mendekte dan ada yang mempraktekkannya agar lebih cepat difahami.
Setelah berwudlu persiapkan tempat sholat
  1. Niat sholat tasbih (lihat diatas)
  2. Kemudian setelah takbiratul ikhrom membaca surah Fatihah kemudian membaca surat pendek (misal surah An Nas) kemudian sambung langsung bacaan tasbih (seperti diatas) sebanyak 15 Kali.
  3. Kemudian Rukuk, setelah bacaan rukuk (subhana robbiyal adhimi.... dst) sambung bacaan tasbih 10 Kali
  4. Kemudian Bangun dari rukuk, setelah bacaan i’tidal (Robbana lakal hamdu ...dst) sambung bacaan tasbih 10 Kali
  5. Kemudian sujud -1, setelah bacaan sujud (subhana robbiyal a’la ...dst) sambung bacaan tasbih 10 Kali
  6. Lalu duduk iftirasy atau duduk diantara dua sujud, setelah bacaan iftirasy (Robbigh firli warhamni ...dst) sambung dengan bacaan tasbih 10 Kali
  7. Kemudian sujud -2 lagi, artinya sujud yang kedua, sambung dengan bacaan tasbih 10 kali 
  8. Kemudian bangun dari sujud jangan langsung berdiri tapi baca dahulu bacaan tasbih sebanyak 10 Kali.
  9. Kemudian berdiri untuk rekaat yang kedua membaca Fatihah, kemudian surah pendek sambung langsung bacaan tasbih sebanyak 15 Kali kemudian rukuk, lakukan seperti nomor 3 sampai nomor 7, dan pada tahiyat akhir setelah bacaan tahiyat membaca tasbih 10 kali. Maka total 150 bacaan tasbih.
  10. Lakukan urutan seperti diatas lagi, maka genap total bacaan tasbih menjadi 300 Kali.
Setelah itu wiridnya adalah bacaan tasbih seperti diatas sebanyak 70 Kali. Atau sebanyak-banyaknya. Tergantung sempatnya panjenengan semua. Sambung dengan berdoa kepada Allah sesuai dengan keinginan anda masing-masing. Untuk kegiatan terakhir yaitu berdoa dengan Tata Cara Berdo’a yang baik maka insyaAllah permohonan anda kan dikabulkan oleh Allah, terlebih dilakukan pada malam lailatul Qodar, maka akan menjadi luar biasa.


 Komentar anda sangat berharga bagi blog ini... Terima Kasih atas komentar dan kunjungannya...

Tata Cara Sholat Sunnah Lil Unsi Fil Qobri dan Manfaatnya

Setiap yang hidup akan mengalami kematian, maka setelah nyawa diambil oleh Allah Subhanahu Wata’ala jasad orang tersebut harus dikuburkan. Proses upacara pemberangkatan jenazah mulai dari memandikan mayit, mengkafani mayit kemudian menyolati mayit dengan segala tata cara sholat janazah. Kemudian setelah itu dimakamkan. Setelah selesai pemakaman malamnya si mayit didalam kubur tentunya banyak menemui kesulitan dan kepayahan didalam kubur. Oleh karena itu pada malam pertama itu si mayyit butuh sedekah berupa kiriman do’a, tentunya siapalagi yang dimintai tolong kalau bukan keluarganya. Dengan cara melakukan sholat lil unsi fil qobri yang jumlah rekaatnya hanya dua rekaat inilah keluarga si mayyit bisa memberikan pertolongan untuk si mayyit. Sholat ini bukan berarti dilakukan dikuburan, tetapi sholat sunnah ini dilakukan dirumah setelah sholat magrib atau isya. Ingat sekali lagi, mayyit ini masih butuh yang namanya pertolongan saat malam pertama di alam kubur.

Berikut ini tata cara sholat Lil Unsi Fil Qobri

  1. Setelah wudlu maka persiapkan sholat dengan berjamaah juga lebih baik. 
  2. Niat sholat Lil Unsi Fil Qobri (Usholli Sunnatal Lil Unsi Fil Qobri Lillahi Ta’ala) Saya berniat sholat Lil Unsi Fil Qobri hanya karena Allah. أُصَلِّ سُنَّةً لِلْأُنْسِ فِي اْلقَبْرِ لِلّٰهِ تَعَالىٰ
  3. Kemudian takbirotul ikrom (meletakkan niatnya saat takbirotul ikrom) Allahu Akbar. 
  4. Lalu baca surah Al-Fatihah setelah itu baca ayat kursi satu kali kemudian surah at-Takatsur satu kali (al haakumuttakatsuru hatta zurtumul maqobir ....dst) kemudian disambung surah Al- Ihlas 10 kali (qul huwallahu Ahad ... dst) kemudian lakukan sholat seperti urutan biasanya ada rukuk, sujud, i’tidal, dan berdiri lagi.
  5. Kemudian lakukan hal yang sama seperti pada rekaat pertama (setelah bacaan surat al-Fatihah disambung dengan ayat kursi 1 kali, surah At-Takatsur 1 kali dan Surah Al-Ikhlas 10 kali) kemudian rukuk, i’tidal,  sujud dan diakhiri dengan salam.

Budaya yang baik seperti medoakan si mayit selalu dipertahankan. Seperti membacakan surah al-Ikhlas sebanyak 100 kali dan mendoakan agar amal baiknya diterima, kemudian dimudahkan urusannya serta diampuni segala dosa-dosanya.

Do'a Lil Unsi Fil Qobri

  • Do’a nya bisa dengan bacaan Allahummaghfirlahu, warhamhu, wa’afi wa’fu anhu (jika mayitnya laki-laki). 
  • Allahummaghfirlaha, warhamha, wa’afi wa’fuanha (jika mayitnya perempuan).
  • Jika mayitnya dua orang maka pakai huma. Allahummaghfirlahuma, warhamhuma wafi wa’fuanhuma. Itu jika anda tahu artinya yaitu Ya Allah, ampunilah dia, berilah kasih sayang padanya, dan maafkanlah dia.
  • Namun jika anda berdoa menggunakan bahasa Indonesia atau bahasa Jawa itu justru lebih bagus karena anda lebih faham apa yang anda minta. 
  • Namun sebelum berdo’a agar doa anda diterima, maka harus dengan tata cara berdo’a dengan baik.

Wahai para insan pembaca setia perpustakaan online, demikianlah mengenai sholat sunnah Lil Unsi Fil Qobri agar bisa bermanfaat dan bisa diamalkan dalam kehidupan sehari-hari

 Manfaat Sholat Lil Unsi Fil Qobri


Sholat yang tergolong sholat sunnah ini biasa dilakukan pada waktu
Komentar anda sangat berharga bagi blog ini... Terima Kasih atas komentar dan kunjungannya...